Rasa ku
Hujan mengguyur Jakarta,
Hatiku basah, wajahmu tergambar jelas
Dalam debaran kekhawatiranku akan usaha
Mataku basah, karena kita takkan pernah bebas
Membebaskan hati dari rasa cinta yang mendera
Aku takut cintaku padamu melebihi cintaku padaNya
Aku berbisik, pada Nya
Tak ada yang melebihi cinta
Selain cinta hanya padaNya
Tapi Dia tau aku telah berdusta
Bagaimana mengatakan cinta
Bila tak ada ikhlas disana
Aku menrindukan kesembuhan itu menjadi nyata
Meskipun beribu kata dalam doa
Aku ikhlas dan semoga dihapus Dosa
Tapi tetap saja
Melihatmu menapak dengan bersahaja
Adalah rindu yang tak terkira
Tertatih langkahmu
Pucat wajahmu
Gagu kata-katamu
Dan aku merasa hanya aku yang memahamimu
Ingin menemani dirimu
Kemanapun langkahmu
Tapi langkahku tertahan disini
Aku linu sendiri
Biarlah Allah berkehendak
Karena seluruhnya telah tersurat
Biarlah Allah berkehendak
Karena aku hanya mampu mengharap






