
Nuansa Timur Langit semakin besar,
berlari sambil pantatnya geal geol kanan kiri.
Oma senang sekali melihat lesung pipi dan lirikan matanya ...
Langit yang manja, apa-apa langsung merengek dan menangis
Abangnya sering kesal karena Lala sering salah mengerti
Perasaan sayang yang diungkapkan sering dikira menyakitinya
Padahal abang ingin mencium, tapi karena dekapannya terlalu keras
Lala jadi merasa kesakitan, lalu Lala memukul sang Abang
"Abem" ... Lala selalu mencari kalau sang Abang tidak terlihat
Berputar-putar diseluruh ruangan mencari abang
Sepi kalau abang tidak ada di rumah
Ikatan persaudaraan itu tidak pernah berdusta
Tidak pernah putus hanya dengan kalimat
Bertengkar berkali-kali, tapi setiap bertemu akan saling mengerti
Darah itu tidak bisa dipisahkan,
mengalir didalam tubuh membentuk pribadi
Bersaudaralah selamanya Anak-anakku ...
Bukankah kita bisa belajar dari kehidupan Rasulullah ...
Beliau terlahir tanpa saudara kandung ...
Tapi para sahabat memperlakukannya lebih dari saudara sekandung
Semata-mata karena Rasulullah juga memperlakukan sahabatnya
dengan cara mulia dan mereka mencintainya
Semoga Jagad dan Lala senantiasa meniru sang Teladan kita hingga kapanpun juga
0 Comments:
Post a Comment
<< Home